Melepas Anak Bermain Sendiri

Bermain bersama si kecil memang menyenangkan. Namun, sesekali mungkin Bunda ingin beristirahat atau meninggalkan si kecil bermain sendiri. Di usia balita, si kecil memang sedang lincah-lincahnya sehingga sulit untuk ditinggalkan bermain sendirian. Namun, dengan membuat si kecil sibuk dengan permainannya, Bunda bisa menjalankan aktivitas Bunda tanpa gangguan. Salah satu caranya adalah dengan mulai mengajari si kecil untuk bermain sendiri sebentar.

Melepas Anak Bermain Sendiri

Melepas anak bermain sendiri sebaiknya dimulai dari dalam rumah dengan menciptakan suasana bermain yang menarik perhatiannya. Kenali kesukaan si kecil sehingga Bunda bisa menyediakan tempat bermain yang memenuhi keinginnya. Bunda bisa menyediakan beberapa kotak berisi beragam permainan seperti boneka, mobil-mobilan, lego, dan peralatan menggambar. Pastikan isi kotak selalu berbeda untuk setiap kali sesi permainan agar si kecil tidak bosan. Di saat perhatiannya terfokus ke isi kotak, Bunda pun bisa menyelesaikan kewajiban yang sempat tertunda.

Dengan melepas anak bermain sendiri, Bunda juga bisa melatih kreatvitas si kecil. Jika si kecil tertarik bermain lego, mintalah dia untuk membuat bangunan yang disukainya. Apabila memiliki koneksi internet, kenalkan dia dengan beberapa situs yang khusus ditujukan untuk anak-anak. Di saat mereka sibuk berpikir, Bunda pun bisa menyiapkan makan malam dengan tenang.

Jika selama ini Bunda sering membacakan cerita untuk si kecil, sekarang mintalah dia untuk membuat cerita sendiri. Berikan secarik kertas, pensil, dan pensil warna. Bebaskanlah anak untuk mengembangkan imajinasi melalui tulisan dan gambar. Dengan membiarkan anak bermain sendiri seperti ini, berarti Bunda sudah membiasakannya untuk mengeluarkan ide kreatif mereka sejak usia dini. Sebagai pelengkap, mintalah ia untuk membacakan cerita tersebut sebelum tidur.

Terakhir, ajaklah anak untuk bermain sendiri di halaman rumah, tetapi usahakan agar tidak lepas dari jarak pandang Bunda. Pastikan pintu halaman terkunci dan jangan marah jika anak menjadi kotor karena keasyikan bermain dengan tanah dan air. Biarkan anak memilih dan mengatur alur permainan sesuka dia. Dengan begini, Bunda tidak perlu khawatir lagi jika harus melepas anak bermain sendiri karena ada tanggung jawab lain yang harus segera diselesaikan.

Sumber : http://www.ibudanbalita.com

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s